Loading...

Focuss Group Discussion Perkembangan Teknologi Informasi di Dunia Pendidikan

Diterbitkan pada
19 Agustus 2026 14:25 WIB

Baca

FGD Penelitian Computerized Adaptive Test Bahas Pengembangan Asesmen Berbasis Machine Learning dan Teori Respon Butir

Fakultas Sains dan Teknologi menggelar Focus Group Discussion (FGD) penelitian dalam rangka pengembangan Computerized Adaptive Test (CAT) berbasis Machine Learning dan Teori Respon Butir (IRT), Rabu, 19 Agustus 2026.

Kegiatan FGD ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penelitian yang berfokus pada pengembangan Computerized Adaptive Test (CAT) sebagai inovasi dalam pelaksanaan asesmen berbasis teknologi. Penelitian ini mengintegrasikan pendekatan Machine Learning dan Teori Respon Butir (Item Response Theory/IRT) untuk menghasilkan sistem tes yang mampu menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan peserta secara adaptif.

Penelitian tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Sains dan Teknologi, yaitu Dr. Aji Joko Budi Pramono, M.T., dosen Program Studi Sains Data, dan Tigus Juni Betri, M.Kom., dosen Program Studi Informatika.

Dalam kegiatan FGD tersebut, Dr. Sumarsono, M.Kom. hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertema “Perkembangan Teknologi Informasi di Dunia Pendidikan.” Materi tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan teknologi informasi serta pemanfaatannya dalam mendukung proses pendidikan dan asesmen.

Dalam pemaparannya, perkembangan teknologi informasi di dunia pendidikan tidak hanya memberikan perubahan pada proses pembelajaran, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan sistem evaluasi yang lebih efektif, efisien, dan adaptif. Pemanfaatan teknologi, pengolahan data, kecerdasan buatan, serta sistem berbasis komputer menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan pendidikan di era digital.

Materi tersebut juga menjadi relevan dengan penelitian pengembangan CAT yang sedang dilakukan. Perkembangan teknologi memungkinkan proses evaluasi tidak lagi terbatas pada model tes konvensional, tetapi dapat dikembangkan menjadi sistem yang mampu memberikan soal secara dinamis berdasarkan respons dan kemampuan peserta.

FGD diikuti oleh dosen Program Studi Informatika, dosen di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi, serta mahasiswa Program Studi Informatika. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas dalam pengembangan penelitian, baik dari aspek keilmuan, teknologi, implementasi sistem, maupun kebutuhan pengguna.

Selain mendengarkan pemaparan narasumber, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai berbagai aspek pengembangan Computerized Adaptive Test. Pembahasan mencakup konsep dan mekanisme tes adaptif, penyusunan serta pengelolaan bank soal, karakteristik butir soal, estimasi kemampuan peserta, hingga mekanisme pemilihan soal berdasarkan respons peserta.

Teori Respon Butir (IRT) menjadi salah satu landasan penting dalam penelitian karena dapat digunakan untuk menganalisis karakteristik butir soal dan mengestimasi kemampuan peserta. Sementara itu, Machine Learning diarahkan untuk mendukung proses adaptasi sistem dalam menentukan soal yang sesuai berdasarkan data respons peserta.

Melalui CAT, peserta nantinya tidak harus mengerjakan rangkaian soal dengan tingkat kesulitan yang sama. Sistem dapat menentukan soal berikutnya berdasarkan jawaban dan estimasi kemampuan peserta dari soal-soal sebelumnya. Dengan mekanisme tersebut, tes diharapkan dapat berlangsung secara lebih efisien sekaligus menghasilkan pengukuran kemampuan yang lebih akurat.

Kegiatan FGD juga menjadi forum penting untuk membahas prosedur dan proses bisnis sistem CAT. Aspek tersebut menjadi perhatian karena pengembangan sistem tidak hanya berkaitan dengan pemrograman, tetapi juga membutuhkan rancangan prosedur asesmen yang jelas, mekanisme adaptasi soal, aturan pengambilan keputusan, serta proses estimasi kemampuan peserta.

Kolaborasi antara bidang Sains Data, Informatika, teknologi informasi, dan asesmen pendidikan diharapkan dapat memperkuat penelitian yang sedang dikembangkan. Masukan dari narasumber, dosen, dan mahasiswa menjadi bahan penting bagi tim peneliti dalam menyempurnakan rancangan model maupun sistem Computerized Adaptive Test.

Melalui FGD ini, penelitian diharapkan dapat menghasilkan inovasi asesmen berbasis teknologi yang adaptif, efisien, akurat, dan memiliki landasan ilmiah yang kuat, serta dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi Fakultas Sains dan Teknologi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi untuk dunia pendidikan.