Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas akademika dalam ajang internasional. Fahrizal Izzah Nur Faiz berhasil meraih penghargaan sebagai Best Presenter pada International Conference on Environmental Engineering (ICOOE) 2026 yang diselenggarakan di Bali.

Fahrizal Izzah Nur Faiz berhasil memperoleh penghargaan Best Presenter pada kategori Short Presentation melalui presentasi karya ilmiah berjudul “A Simulation-Based Model for Environmental Policy Scenario Analysis at the Local Level.”
Konferensi internasional tersebut diselenggarakan di Bali (30-31 Juli 2026) oleh Host utama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan menjadi forum akademik yang mempertemukan para peneliti, akademisi, praktisi, serta mahasiswa untuk berbagi hasil penelitian dan gagasan dalam bidang Environmental Engineering serta isu-isu lingkungan yang berkembang.
Dalam presentasinya, Fahrizal mengangkat tema mengenai model berbasis simulasi untuk menganalisis skenario kebijakan lingkungan pada tingkat lokal. Topik tersebut menyoroti pentingnya pemanfaatan pendekatan berbasis pemodelan dan simulasi dalam membantu memahami berbagai kemungkinan dampak dari suatu kebijakan lingkungan sebelum diterapkan di tingkat lokal.
Penghargaan Best Presenter menjadi bukti atas kemampuan Fahrizal dalam menyampaikan hasil penelitian secara sistematis, komunikatif, dan menarik di hadapan peserta konferensi internasional. Pencapaian tersebut juga menunjukkan kemampuan dalam mengomunikasikan gagasan akademik serta hasil penelitian dalam forum ilmiah bertaraf internasional.
Keikutsertaan dalam ICOOE 2026 sekaligus menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring akademik dan bertukar pengetahuan dengan peneliti serta akademisi dari berbagai latar belakang. Forum internasional seperti ini juga menjadi ruang penting untuk memperoleh masukan terhadap penelitian sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan penelitian selanjutnya.
Prestasi Fahrizal Izzah Nur Faiz sebagai Best Presenter pada ICOOE 2026 menjadi sebuah pencapaian yang membanggakan. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan civitas akademika lainnya untuk terus mengembangkan budaya penelitian, meningkatkan kemampuan akademik, serta berani membawa hasil karya ilmiah ke tingkat internasional.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Fahrizal secara pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi civitas akademika dalam memperkenalkan karya dan gagasan ilmiah di forum internasional.
Prodi Informatika Selenggarakan LOGIN 2026, Sambut 84 Mahasiswa Baru
1 bulan yang lalu - Umum
Focuss Group Discussion Perkembangan Teknologi Informasi di Dunia Pendidikan
2 bulan yang lalu - Umum
Prodi Informatika Lakukan Peninjauan Kurikulum Bersama Pakar dan Asesor LAM
2 bulan yang lalu - Umum